Profil Investasi Banyumas

Profil Investasi Banyumas dapat dilihat mulai dari Luas wilayah Kabupaten Banyumas sekitar 132.759 Ha (4,08 luas Prop.Jateng) ; terdiri dari 98.923 Ha berupa tanah kering dan 32.965 Ha berupa tanah basah. Dalam peta geo-grafis dan jaringan transportasi darat Purwokerto sangat strategis karena menjadi titik simpul pusat-pusat per-tumbuhan ekonomi yaitu Cilacap, Yogyakarta, Bandung, Cirebon, baik jaringan jalan raya maupun jalan kereta api. Purwokerto berjarak 50 Km dari Cilacap di mana terdapat Pelabuhan Samudera Tanjung Intan dan Bandara Tunggul Wulung. Secara topografis Kabupaten. Banyumas lebih dari 45 % merupakan daerah dataran yang tersebar dibagian tengah dan selatan serta dari barat ke timur. Ketinggian wilayah sebagian besar berada pada kisaran 25 – 100 M dpl meliputi luas 42.310,3 Ha dan 100 – 500 M dpl meliputi luas 40.385,3 Ha, sedang sebagian lainnya antara 500 sampai dengan lebih dari 1.00 M dpl. Iklim di Kabupaten Banyumas termasuk tropis basah, suhu udara antara 24,40 C sampai dengan 30,90 C. Dalam administrasi pemerintahan Kabupaten Banyumas terbagi dalam 27 Kecamatan dengan jumlah desa/kelurahan 329 desa/kelurahan.

Kesadaran penataan ruang telah lama disadari baik oleh Pemerintah maupun masyarakat yang direpresntasikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banyumas, nampak telah dimilikinya Peraturan Daerah tentang Penataan Ruang. Dalam peraturan daerah tersebut tercantum arahan pembagian Satuan Wilayah Pembangunan, Tata Guna Lahan dan lain sebagainya. Banyumas dalam 5 tahun terakhir mengalami pertumbuhan ekonomi rata-rata 3,94 Dalam hal investasi, mendasarkan pada pertambahan unit usaha baru (sektor formal) tahun 2005 -2007, sektor yang paling signifikan bertumbuh investasinya adalah sektor perdagangan besar, eceran dan reparasi dan keperantaraan keuangan. Pertumbuhan dua sektor tersebut masih merupakan pertumbuhan alamiah, berangkat dari posisi strategis Banyumas secara geografis tersebut, yang terus bergulir dengan tumbuhnya sektor keperantaraan keuangan yakni industri perbankan baik unumum maupun valuta disamping keberadaan Kantor Bank Indonesia Purwokerto. Dalam penataan ruang telah dicadangkan lokasi industri melalui zoning berupa 4 (empat) lokasi peruntukan perindustrian yaitu : * zone industri Ajibarang 80,06 ha * zone industri Sidamulya 25,00 ha * zone industri Sokaraja 25,00 ha * zone industri Rawaheng 15,00 ha Peluang investasi prospektif industri pengolahan antara lain perusahaan kawasan industri, industri packaging, agro industri maupun industri padat tenaga kerja karena ketersediaan tenaga kerja yang relatif murah namun produktif di Kabupaten Banyumas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: